ngemis

by - Thursday, October 10, 2013

beberapa waktu lalu sempet heboh mengenai berita tentang walikota Bandung, Ridwan Kamil yang menawarkan 'pekerjaan' kepada para pengenmis di kota Bandung untuk menyapu jalanan di kota tersebut. yang bikin heboh soal pengemis tersebut yang menolak gaji yang ditawarkan, dari 700rb/bulan (gaji rata-rata asisten rumah tangga) minta naik menjadi *tahan napas* 10 juta ajah per bulan (sintiaaaaang!!!) nominal segitu sama kaya hampir 2 kali gaji gueeeh..
dari situ, keliatan dong, kita bisa memperkirakan berapa pendapatan pengemis di kota besar kalo ditawarin 700rb per bulan tapi minta 10 juta. terus ada lagi, pengemis yang kena razia dan ditemukan uang 3,5 juta yang katanya hasil ngemis 10 hari ajah. lebih sinting yaaa...

antara kesel, sebel, dan jadi preventif untuk ga kasih uang sama pengemis. lagian ga mendidik juga kan. kalo kata nyokap, mungkin itu uangnya ga 'halal', hasil 'nipu' dengan berlagak susah, ada yang jalannya dipincangin, bawa-bawa bayi atau anak kecil yang dipaksa untuk minta-minta. hmmmm iya juga ya... dapet pendapatan sampe 3 jutaan dalam 10 hari, itu udah sangat cukup untuk hidup layak, makan sehat, buat nabung masa depan. tapi orang-orang ini malah merendahkan dirinya dengan 'topeng' miskin. kasian yaaa...
gue bukan yang pinter banget agama, tapi gue tahu walau manusia di mata Allah SWT sama, tapi manusia itu sendiri yang membawa derajatnya lebih tinggi atau lebih rendah. di dunia mereka dipandang rendah (atas kemauan sendiri) entah di akhirat (diih, kok gue jadi serius ginii. hahaha)
tapi beneran deh, kesel banget sama pengemis di Bandung yang ga tau diri itu. susah lho mendapatkan penghasilan yang halal dengan kerja keras.

jadi inget percakapan di suatu sore, di sebuah resto di Jakarta,
Gue : (abis liat berita) Gila yaaa, mereka ngemis bisa dapetin 9 juta sebulan. ga perlu pake kuliah S1 5 tahun lebih, dan kerja shift sampe tengah malem. gue bisa nabung ke Inggris berangkat tahun depan tuuhh *kesel*

Si temen bijak : aaah... tapi derajat kita jauh lebih tinggi. kita berpendidikan, bisa bayar zakat, bisa nabung buat kurban, buat jalan-jalan, mereka punya uang buat ke Inggris mungkin, tapi emang lo mau pas apply visa ditanya pekerjaannya mengemis. at least, kerjaan kita bener, semoga berkah. kita ga merendahkan harga diri cuma buat makan. yang penting usaha aja terus.

gue : iya iyaa bener juga loe hahaha (sambil nyeruput teh manis)

You May Also Like

0 comments