Pastoe, 100 Tahun Menjaga Tradisi dan Kualitas

by - Sunday, May 05, 2013


Jika ada pertanyaan, sebutkan salah satu brand furnitur dari Eropa? Banyak dari Kita pasti menyebut IKEA yang berasal dari Swedia ini, sebagai brand furnitur ternama di dunia. Tidak salah memang, tapi tahukah Anda saat Ingvar Kamprad mendirikan IKEA di tahun 1943, di Belanda sudah berdiri sebuah brand furnitur yang sedang berkembang, dan saat ini sudah menjadi furnitur yang terkenal atas kualitas serta kesederhanaannya. Adalah seorang pebisnis bernama Frits Loeb yang memutuskan untuk membuat kursi dan furnitur tokonya sendiri pada tahun 1913 di sebuah bengkel kayu tradisional di Ganzenmarkt, Utrecht.  Kemudian, bengkel kayu dan furnitur  yang lalu dikenal sebagai Utrechtsche Machinale Stoel- en Meubelfabriek (UMS), tumbuh dan berkembang menjadi sebuah pabrik furnitur besar. Pada tahun 1918, pabrik tersebut dipindahkan ke Rotsoord, Utrecht, yang masih bertahan hingga saat ini.

Pabrik UMS di Utrecht, 1918

Tak ada kesuksesan yang diraih dalam waktu singkat, begitu pula pabrik furnitur UMS. Manajer dan desainer UMS pada saat itu,  D.L. Braakman tetap mencari desain furnitur yang disukai publik. Walau berusaha menciptakan furnitur dengan desain yang modern, namun target komersial mereka tidak terpenuhi selama dekade 1920-an. Selera pasar pada saat itu tidak begitu menyukai desain furnitur yang ditawarkan UMS. Bahkan saat Perang Dunia II, UMS terpaksa membongkar pabrik mereka.

Sekitar tahun 1947, UMS memulai awal baru. Manajemen saat itu mengambil langkah radikal, dengan membuat desain furnitur kontemporer. Prinsip yang dipakai adalah ‘passe partout ’ atau ‘pass everywhere’ dimana furnitur dibuat agar mudah untuk dipasang, yang kemudian mengubah brand menjadi PasToe.

Furnitur Pastoe (dahulu UMS), 1921


Pastoe pada awalnya mengkhususkan diri pada furnitur penyimpanan atau storage, namun seiring dengan perkembangan selera pasar, Pastoe pun berinovasi pada furnitur lain seperti kursi dan lainnya. Pertengahan dekade 1950-an, Pastoe membuat inovasi 'made-to-measure' furniture, lemari kabinet atau penyimpanan yang dibuat sehingga setiap sudutnya cocok dengan komponen lemari lainnya.

The 'Made-to-measure' furniture, 1955

Sistem ‘made-to-measure’ ini ternyata mendapat respon positif, serta sukses tidak hanya di Belanda tapi juga di luar Belanda.  Pada tahun 1957 Pastoe mulai mendapat pengakuan internasional,  furnitur kayu jati mereka mendapat beberapa penghargaan di Milan, Italia dan di Belgia pada tahun yang sama. Inovasi tidak berhenti begitu saja, pada dekade-dekade selanjutnya, Pastoe terus menciptakan desain furnitur kontemporer yang terkesan modern dan sederhana, serta tetap mengutamakan kualitas. Seperti filosofi yang dipegangnya, ‘Simplicity, timelessness, quality and craftsmanship’, Pastoe menjadi salah satu bukti kerja keras atas inovasi yang dipelopori the Dutchmen.

Model lemari kabinet u+n dari tahun 1958, salah satu desain inovasi Pastoe
yang menampilkan menampilkan kesan konvensional dan sederhana 

Pastoe Cube, salah satu desain dari tahun 1967


Pastoe dekade 2000-an

Tahun 2013 ini, Pastoe merayakan 100 tahun eksistensinya dalam desain dan inovasi. Seratus tahun tentu bukan waktu yang singkat untuk membangun dan mempertahankan sebuah tradisi yang berfilosofi pada kesederhanaan. Ada begitu banyak pelajaran yang bisa diambil dari perjalanan Pastoe. Kerja keras dan konsistensi mutlak dibutuhkan untuk membangun sebuah kesuksesan, ide dan inovasi yang membuat Kita berbeda dengan yang lain. Namun diatas semua itu, prinsip yang dipegang teguh, jauh lebih penting dalam membentuk karakter Kita. Salut kepada para pionir!




Referensi:
http://www.kunsthal.nl/en-22-722-Like-Pastoe.html
http://www.pastoe.com/

Sumber Gambar:
http://www.pastoe.com/en/1-about-pastoe/12-history/h

You May Also Like

0 comments